Sijunjung Anggarkan Rp1,5 Miliar Pengembangan Obyek Wisata

Sijunjung Weblog News-doniaries blog

Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Pariwisata, Seni, Budaya, Pemuda dan Olah Raga (Parsenibudpora) menganggarkan sebesar Rp1,5 miliar pada APBD 2009 untuk pengembangan obyek wisata Muaro – Silokek – Durian Gadang (Musiduga).

Kepala Dinas Parsenibudpora Kab. Sijunjung, Yusrizal. SE, Senin, mengatakan, dana Rp1,5 miliar itu, akan dialokasikan untuk pembangunan tiga unit dermaga arung jeram, pembenahan objek wisata yang ada dikawasan Musiduga, serta pembangunan infrastruktur MCK sebesar Rp1,25 miliar.


Sedangkan sisanya sebesar Rp250 juta dialokasikan untuk penyiapan masyarakat, seperti untuk pelatihan dan studi banding serta pembenahan Nagari Muaro sebagai pintu gerbang menuju kawasan Silokek dan Durian Gadang.

Menyinggung rencana pembangunan museum Romusha, Yusrizal mengatakan, rencana ke arah tersebut memang ada, namun sebelum pembangunan fisiknya dilaksanakan terlebih dahulu akan dilaksanakan seminar di Jakarta yang akan diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk ahli sejarah dan sponsorship.

Terkait yang akan dibangun berkaitan dengan nilai-nilai sejarah berskala Nasional, maka rencana tersebut akan diseminarkan terlebih dahulu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sejarawan dan para ahli.

Dikawasan Musiduga itu, kata Yusrizal, memang masih terdapat berbagai benda peninggalan sejarah semasa penjajahan Jepang, dinilai sangat berkaitan erat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan.

Konon cerita sejarah ratusan dan mungkin ribuan orang putra-putra Indonesia, telah menjadi korban kekejaman tentara Jepang pada waktu, karena dipaksa bekerja membangun jalan kereta api dari Muaro Kabupaten Sijunjung menuju Logas Propinsi Riau.

Saat ini sisa-sisa peninggalan sejarah tersebut masih dapat dilihat, seperti Lokomotiv Uap di Silukah Nagari Durian Gadang, serta pilar-pilar jembatan Kereta Api yang masih berdiri kokoh, meski sudah tidak terawat lagi.

Tak hanya itu, bila berkunjung ke kawasan objek wisata Musiduga yang berjarak sekitar 12 Km dari Kota Muaro Sijunjung, kata Yusrizal, selain disuguhi pemandangan alam yang indah serta udara yang sejuk, masyarakatnya pun ramah-ramah dan siap menyambut dan melayani para wisatawan yang berkunjung.

Kemudian, guna menjaga keamanan serta kenyamanan, pihak Forum Koordinasi Polisi Masyarakat (FKPM) dan pemuda Nagari Silokek siap memberikan keamanan kepada pengunjung.

Penjagaan dan pengawasan yang dilakukan pemuda tersebut, jelas dia, merupakan bentuk dari pelayanan keamanan bagi pengunjung, sekaligus untuk menjaga agar kawasan objek wisata Musiduga terbebas dari perbuatan negatif, seperti judi, minum-minuman keras dan maksiat.

Kendati, telah semakin banyaknya wisatawan domestik yang berkunjung ke kawasan Musiduga itu, Yusrizal berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk membuka usaha, misalnya membuka warung dengan makanan yang spesifik (khas, red), sehingga pengunjung yang datang tak perlu membawa perbekalan bila berkunjung ke Silokek.

Peluang lainnya, juga bisa membuka usaha souvenir atau cenderamata yang dapat dijadikan oleh-oleh bagi pengunjung yang datang.

“Kesempatan ini hendaknya dapat terbaca oleh masyarakat Silokek dan Durian Gadang, karena dengan semakin banyaknya orang berkunjung, tentu akan semakin membuka peluang untuk berusaha. Usahakan tamu yang datang itu berbelanja sebanyak mungkin di daerah kita,” katanya.

Apa yang dikatanya Yusrizal tersebut memang tak berlebihan, pada patang balimau (sehari sebelum ramadhan, red), lokasi objek wisata Musiduga, terutama dikawasan Pasir Putih dan Ngalau Cigak, sangat ramai dikunjungi masyarakat yang ingin melewati patang balimau dikawasan tersebut.

Ribuan pengunjung tumpah ruah disepanjang pinggiran batang (sungai) Kuantan, guna mandi membersihkan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1429 Hijriah.

“Kita memilih lokasi ini karena alamnya yang indah, dengan udara sejuk tanpa tercemar polusi,” ujar Santi salah seorang pengunjung kawasan tersebut.

Selanjutnya ia berharap, pihak pemerintah Kabupaten Sijunjung, supaya lebih intensif lagi mengelola setiap objek wisata yang ada, karena keindahan alam yang ada tak kalah dengan daerah lain di provinsi itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s