Realisasi Penerimaan PAD Kab. Sijunjung

Sijunjung Weblog News-doniaries blog

Target dan Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Sijunjung tahun 2008 ini,keadaan bulan Juni dari target Rp 16.087.520.000,realisasinya telah mencapai Rp 12.554.997.635 atau 78,04 persen

Kepala Badan Pengelolaan keuangan Daerah (BPKD) Drs.AT.Rohendi.MM,yang ditemui Haluan Senen lalu menjelaskan kenaikan PAD ada beberapa sektor yang mendukung diantaranya dari sektor usaha batu bara

Faktor yang mempengaruhi rendah atau kecilnya kontribusi PAD terhadap penerimaan daerah,antara lain tersebarnya potensi penerimaan PAD dan tingkat kinerja personil pengelola PAD belum optimal

Strategi yang ditempuh dalam upaya peningkatan PAD ,mengoptrimalkan penerimaan sumber-sumber yang telah ada selama ini seperti yang telah disesuaikan dan dirubah perda mengenai pajak dan retribusi

Kita akan menggali sumber-sumber pendapatan baru,sesuai dengan kewenangan pemerintah kabupaten berdasarkan peraturan pemerintah nomor 25 tahun 2000 dan kreteria jenis pajak atau retribusi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku

Yang rendah pencapaian yaitu dari sektor pajak hotel,target Rp 18 juta ,realisasinya Rp860.000 atau 31,09 persen

Kemudian dari pajak penerangan jalan target tahun 2008 ini Rp 1 milyar lebih,realisasinya Rp 5 milay lebih atau 44 persen

Kita berharap kata At.Rohendi,waktu masih ada 5 bulan lagi,seluruh pajak dapat tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan

Sejalan dengan itu kata At.Rohendi,target dan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun anggaran 2008,sampai minggu ke dua bulan Juli 2008 kecamatan Koto VII target 181.920.678 realisasi baru Rp 36.026.759 atau 19.80 persen

Kepala BPKD Drs.At.Rohendi,MM,mengatakan kecamatan Koto VII dengan wajib pajak sebanyak 12.563 orang,yng sudah melinasi hanya 2.487 orang

Kecamatan Koto VII dari awal Januari sampai Minggu ke dua bulan Juli 2008 merupakan kecamatan yang paling rendah pencapaian target PBB

Kita sangat menyadari pengelolaan PBB ditingkat nagari dan jorong merupakan salah satu kegiatan yang sangat sulit dan melelahkan,karena melibatkan semua kita

Proses adminitrasi dan target waktu yang harus dipenuhi,apalagi tahun ini pokok ketetapan PBB sektor pedesaan mengalami kenaikan secara nasional sebesar 22 % termasuk Ranah Lansek Manih ini,

Khusus menghadapi pemungutan PBB tahun 2008 ini sangat diharapkan kerja keras dari seluruh para kolektor,wali nagari beserta perangkatnya dengan dukungan BPN dan pemuka masyarakat serta ninik mamak yang dikoordinasikan oleh camat untuk dapat mengintensifkan pemungutan.

Kepada seluruh wali nagari,para kolektor dan pengelola PBB kecamatan diminta lebih mengintesifkan pemungutan PBB-nya sehingga seluruh pajak terhutang tahun ini bisa dilunasi paling lambat sebelum tanggal 28 September 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s