SISWA BARU BEBAS UANG PENDAFTARAN

Sijunjung Weblog News-doniaries blog

Penerimaan siswa baru pada setiap jenjang pendidikan di Kabupaten Sijunjung untuk tahun pelajaran 2008 / 2009 dibebaskan dari uang pendaftaran dan sekolah dilarang untuk mengelola pengadaan pakaian seragam sekolah yang dananya dipungut dari orang tua siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung Ir Said Alkhudri, MM didampingi Kepala Bidang SLTP dan SLTA Rahmanuddin, S.Pd, MM mengatakan, penerimaan terhadap siswa baru, mulai dari Taman Kanak – kanak, sampai ke tingkat SLTA, dibagi menurut rayonisasi, untuk terjadinya pemerataan siswa, yang diseuaikan dengan daya tampung lokal belajar.

Besarnya rombongan belajar pada Taman Kanak-kanak, 25 orang, untuk SMP, Tsanawiyah, SMA dan SMK 32 orang, dan apabila pada sekolah tertentu terjadi peledakan calon siswa baru, maka rombongan belajar dapat ditingkatkan menjadi 40 orang per lokal.Khusus kelas unggul pada SMA 1 Sijunjung, jumlah rombongan belajar per lokal.

Ditegaskan oleh Said Alkhudri, melihat ketersediaan lokal yang ada, Insya Allah seluruh lulusan SD dan SLTP di daerah ini akan dapat ditampung.

Terkait dengan kebiasaan pihak sekolah yang “mengaitkan “ penerimaan siswa baru dengan pengadaan pakaian seragam sekolah, ditegaskan oleh Said Alkhudri, bahwa untuk tahun pelajaran 2008 / 2009, hal tersebut dilarang.

Apabila ternyata masih ada sekolah yang mengaitkan pengadaan pakaian seragam sekolah dengan penerimaan siswa baru, akan diberikan tindakan tegas terhadap pimpinan sekolah tersebut.

Berkaitan dengan mutu “kelulusan” siswa SMA dan SMP tahun ini di Kabupaten Sijunjung yang menurun dari tahun sebelumnya, dijelaskan Said, bahwa kondisi tersebut sudah diperkirakan terjadi, dan hal itu merupakan konsekwensi dari pelaksanaan Ujian Nasional yang diselenggarakan dengan penuh kejujuran dan menghindarkan diri dari kecurangan, sehingga hasil yang diperoleh benar – benar murni dan dapat dipertanggung jawabkan.

Kami meminta pengertian orang tua siswa, bahwa tidak ada gunanya meluluskan anak dengan cara curang, yang hasilnya nanti menyulitkan anak pad tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
Dengan berbuat kejujuran, kita mendapat kepuasan secara batiniah, yang sekaligus kondisi tersebut menjadi cerminan dan pedoman bagi penyelenggara pendidikan di daerah ini, dimasa depan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s