PENYAKIT NGOROK MEWABAH TUJUH TERNAK KERBAU MATI

Sijunjung Weblog News

Penyakit ngorok (Septicemia Epizootica) mulai menyerang ternak kerbau di Kabupaten Sijunjung.Sedikitnya tujuh ekor ternak kerbau milik masyarakat mati terserang bahteri mematikan dalam sebulan terakhir ini.

Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sijunjung, Yulizar, MP diruang kerjanya, Jumat (13/06) kemarin membenarkan, penyakit ngorok mulai menyerang ternak kerbau di kabupaten yang berjulukan ranah lansek manih itu. “Benar, penyakit ngorok mulai menyerang ternak kerbau di kabupaten ini,” ujar Yulizar.

Menurut Yulizar, meskipun baru mematikan tujuh ekor ternak kerbau, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah mewabahnya bahteri yang mematikan itu.

Langkah antisipasi yang dilakukan, sambung Yulizar, memberikan pengobatan kepada ternak yang terjangkit bahteri SE tersebut.Disamping itu, melakukan vaksinasi terhadap ternak yang belum terjangkit bahteri tersebut.Hanya saja, katanya, kegiatan vaksinasi masih menemui hambatan karena sulitnya memvaksin ternak yang masih liar.

Selain melakukan vaksinasi dan pengobatan, pihaknya juga telah melayang surat kepada pemerintahan kecamatan terkait bahteri yang menyerang ternak kernak kerbau.“Kami telah menurunkan petugas ke lapangan dan juga telah melayangkan surat kepada camat terkait dampak dari penyakit mematikan tersebut,” tutur PLT Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan ini.

Dia menyebutkan, kabupaten Sijunjung merupakan langganan penyakit SE.Sebab, daerahnya terdapat beberapa aliran sungai.Sementara bahteri SE sendiri, katanya, tahan dalam air.Ditambah lagi dengan perubahan musim.

Kondisi itu, sebutnya, justru semakin parah bila ada ternak yang mati dibuang ke sungai atau ternak terjangkit bahteri SE minum di hulu sungai membuat penyakit itu mudah menjalar lebih luas lagi.

Karena itu dia berharap, agar pemilik ternak mau bekerjasama dengan tim penyuluh kesehatan ternak dilapangan dalam mencegah mewabah bahteri tersebut.Lebih lanjut dikatakan, saat ini tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan dan Perikanan tengah melakukan vaksinasi di Kecamatan Sijunjung yakni di Ipuh Muaro Sijunjung, Sumbarang Ombak Nagari Muaro dan beberapa nagari di Kecamatan Sijunjung.

Namun begitu, sebut Yulizar, pihaknya akan melakukan vaksinasi terhadap ternak kerbau masyarakat yang berada di delapan kecamatan di kabupaten ini.”Kita akan melakukan vaksinasi terhadap ternak kerbau masyarakat di delapan kecamatan ini,”ucapnya.

Menyinggung stok vaksin yang dimiliki, Yulizar mengaku vaksin yang dimiliki cukup.Namun demikian, Dinas Peternakan Provinsi Sumbar siap membantu bila kita membutuhkan tambahan vaksin, ujarnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s