SOTK DITETAPKAN POSISI PEJABAT NOL KILOMETER

Sijunjung Weblog News

Dengan telah ditetapkannya Ranperda perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Sijunjung menjadi Perda, sekarang posisi seluruh pejabat daerah ini berada pada ‘nol kilometer.’
Karena untuk mengisi SOTK yang baru, para pejabat akan ‘dikocok’. Artinya, tidak tertutup kemungkinan pejabat yang kini sedang berkuasa akan tergeser, turun tahtah, bahkan kemungkinan terdepak. Terlebih yang dinilai tidak memiliki kemampuan dan kecakapan serta tidak menguasai tugas dan tanggungjawab.

Sebaliknya, pegawai dan pejabat yang dinilai memiliki kemampuan dan kecakapan, juga tidak tertutup kemungkinan memperoleh yang terbaik. Dengan kata lain, pegawai menjadi pejabat dan pejabat naik eselon.

Wakil Bupati Yuswir Arifin, dalam apel organik di halaman Kantor Bupati, Senin (5/5) mengatakan, dengan telah ditetapkannya Ranperda perubahan SOTK Pemkab Sijunjung menjadi Perda, sekarang posisi seluruh pejabat berada pada ‘nol kilometer.’

“Sebagaimana dikatakan bapak bupati, yang akan tetap pada posisi sekarang, hanya bupati, wakil bupati dan Sekdakab, selebihnya akan ditentukan oleh kemampuan, kesanggupan serta penguasaan tugas dan tanggungjawab,” kata Wabup.

Justru itu, seluruh pegawai yang sudah memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan, baik itu eselon empat dan tiga maupun eselon dua, silahkan berkompetisi secara sehat. Artinya, bila menginginkan satu jabatan, tunjukan kemapuan, kecakapan serta penguasaan tugas dan tanggungjawab. Karena pada prinsipnya orang baik akan memperoleh posisi yang baik.

Selain kemampuan dan kecakapan, dalam berkompetisi, setiap calon pejabat juga harus membuat visi-misi pelaksanaan tugas dan tanggungjawab jika diberi amanah dan kepercayaan menduduki jabatan yang diinginkan.

Yang membuat dan memaparkan visi misi, tidak hanya calon pejabat, tapi seluruh yang berkompetisi, termasuk pejabat yang ada sekarang.“Sebagaimana telah disampaikan bapak bupati, seluruh pegawai yang sudah memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan eselon IV dan III maupun eselon II, diberi waktu 15 hari untuk membuat visi-misi. Setelah itu kompetisi dimulai dengan memaparkan visi-misi tersebut di hadapan tim penilai. Mana yang baik, itulah yang akan diangkat menjadi pejabat untuk mengisi SOTK yang sudah ditetapkan,” jelas Wabup.

Namun, meski sekarang seluruh pejabat posisinya sudah ‘nol kilometer,’ pejabat yang tengah berkuasa diminta tetap melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Tidak perlu resah dan gelisah dan jangan pula larut dalam kecemasan.Selain melaksanakan tugas dan tanggungjawab, seluruh pejabat juga diminta menjaga dan mengamankan asset. Jangan dimacam-macamkan, tandas Wabup Yuswir Arifin. -nas
sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s