delapan Prioritas Pembangunan di Kab. Swl/Sijunjung


Sijunjung Weblog News

Seiring dengan arah kebijakan umum (AKU) pembangunan Kabupaten Sawahlunto Sijunjung tahun anggaran 2008, Pemkab Sawahlunto Sijunjung tahun ini mengedepankan delapan program prioritas. Ke delapan prioritas pembangunan itu diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mendorong pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Sawahlunto Sijunjung Drs Muchlis Anwar MM didampingi Kakan Inforkom Drs Medalardi mengatakan, ke delapan program prioritas itu di antaranya, peningkatan mutu dan sarana pendidikan serta peningkatan kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan pemahaman nilai-nilai keagamaan dengan fokus kegiatan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.


Dan mulai tahun sekarang ini juga di mulai mengembangkan penggunaan teknologi komputerisasi dalam mendukung proses pembelajaran. Khusus di bidang pendidikan juga dilakukan peningkatan mutu guru melalui perberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG), pelatihan bagi tenaga pendidik untuk memenuhi standar kompetensi, selain itu juga diadakan sekolah unggul serta pemberdayaan TPQ/TPSQ dan majelis taqlim,” kata Muchlis.

Sedangkan prioritas ke dua meningkatan pertumbuhan ekonomi makro dan pengembangan sektor usaha yang berlandaskan ekonomi kerakyatan dengan kegiatan perberdayaan usaha ekonomi masyarakat melalui pemberian bantuan bibit kepada masyarakat dan pemberian kredit mikro nagari. Dalam perberdayaan usaha ekonomi ini juga akan dilakukan perbaikan pasar nagari, pembangunan jalan usaha tani dan pengembangan pasar ternak

Prioritas selanjutnya ( yang ke tiga) merupakan peningkatan mutu dan jangkauan layanan kesehatan dengan fokus kegiatan pembangunan rumah sakit daerah, peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak, revitalisasi posyandu, perbaikan gizi masyarakat, penyehatan lingkungan dan pengawasan dan pengendalian kesehatan makan terutama terhadap makanan hasil produksi rumah tangga.

Menurut Muchlis, prioritas keempat peningkatan pembangunan infrastruktur, teruatma sarana dan prasarana dasar pedesaan melalui kegiatan peningkatan kualitas jalan, jembatan dan irigasi, pemeliharaan terhadap infrastruktur yang telah ada dan rehab rumah tak layak huni. Prioritas kelima, percepatan perwujudan pembangunan nagari madani dengan kegiatan di antaranya pemberdayaan pemerintahan nagari dan kelembagaan lainnya dan peningkatan peran serta masyarakat, perantau dan swasta.

Prioritas ke enam, peningkatan kualitas pembanguan dan revitaslisasi sektor pertanian dengan kegiatan peningkatan ketahanan pangan, peningkatan penerapan teknologi tepat guna dan peningkatan produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Sedangkan prioritas ketujuh adalah peningkatan ketatalaksanaan manajemen kepemerintahan dengan fokus kegiatan penerapan prinsip good governance pembenahan manajemen pemerintahan dengan menerapkan prinsip reinventing government dan perubahan manajemen kepegawaian menuju merit system.

Prioritas yang ke delapan adalah pengembangan dan revitalisasi seni dan budaya lokal dengan fokus kegiatan pengembangan nilai budaya daerah, pengelolaan kekayaan budaya daerah dan pemesaran pariwisata. Dalam mendukung delapan program prioritas itu pada tahun anggaran 2008 ini disediakan belanja daerah sebesar Rp453,219 miliar. (doni aries)

sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s