Sekdakab Drs. Bakri melantik Kotspentri sebagai Walinagari Manganti yang baru

Sijunjung Weblog News

Bupati Sawahlunto Sijunjung diwakili Sekdakab Drs. Bakri melantik Kotspentri sebagai Walinagari Manganti, Kecamatan Sumpur Kudus, di gedung SDN 9 setempat, Jumat siang tadi.

Pelantikan yang berlangsung lancar dan tertib, dihadiri beberapa anggota DPRD Sawahlunto Sijunjung, sejumlah pimpinan unit kerja, Muspika Sumpur Kudus, serta segenap unsur masyarakat Nagari Manganti.

Sekda mengatakan, sejak pemerintahan desa kembali kepada sistem pemerintahan nagari, pelantikan walinagari ini sudah merupakan periode kedua.

“Karena sudah merupakan pelantikan periode kedua, kita berharap pembangunan nagari akan semakin maju dan berkembang dibawah kepemimpin pejabat yang baru, “ harap Bakri.

Justru itu, seluruh walinagari, termasuk yang baru dilantik, dituntut kemampuan dan kemauannya memajukan pembangunan nagari, bersama masyarakat dan lembaga yang ada. Karena pembangunan bermuara kepada peningkatan ekonomi dan kesejahtraan rakyat.

Supaya pembangunan nagari terujud sesuai sasaran dan harapan, masyarakat harus merapatkan barisan dan menciptakan hubungan silaturrahmi yang lebih harmonis. Karena dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh serta kekompakan yang terjalin erat, segala sesuatunya mudah dikerjakan.

Perbedaan pendapat ketika memilih walinagari, itu adalah hal biasa dan memang harus terjadi, karena itulah yang disebut demokrasi. Tapi setelah salah seorang kandidat terpilih, dengan kata lain mendapat suara terbanyak, itulah pemimpin yang harus didukung secara bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nagari.

Artinya, dengan telah terpilihnya seorang pemimpin, perbedaan pendapat waktu pemilihan harus dihabisi. Sesuai pepatah Minangkabau, biduak lalu kiambang batauik.

Begitu juga dalam upaya meningkatkan ekonomi, selain memanfaatkan potensi dan peluang yang ada, pemerintahan nagari dan masyarakat diharapkan memiliki daya juang dan daya saing dalam menyiasati berbagai keadaan.

Pencapaian kemakmuran suatu nagari, kata Sekda, tidak semata tergantung potensi dan peluang, tapi lebih ditentukan sejauhmana pemerintah dan masyarakat memiliki daya juang dan daya saing dalam menyiasati berbagai keadaan.

Betapapun besarnya potensi yang dimiliki, bila tidak dikelola dengan baik, tidak akan bermanfaat secara maksimal. Sebaliknya, masyarakat yang menghadapi berbagai keterbatasan, justru mampu mencapai kemajuan besar, karena mereka memiliki inovasi, kreativitas serta daya juang yang tinggi.

Apa lagi dalam kondisi kehidupan yang sangat berat seperti saat ini, potensi yang tidak diurus dengan baik, bisa menjadi pemicu munculnya masalah. Sehingga kekayan alam bukannya menjadi sumber kesejahtraan, tapi melahirkan konflik.

“Untuk itu kepada pemerintahan nagari dan masyarakat Manganti saya berharap, tumbuh kembangkanlah daya juang dan daya saing dalam menyiasati berbagai keadaan, supaya potensi yang dimiliki bisa memakmurkan nagari dan mesejahtrakan rakyat,” harap Sekdakab, Bakri. -nas
sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s