REHAB RUMAH TAK LAYAK HUNI

Sijunjung Weblog News

Setelah tahun 2006 lalu Pemkab berhasil merehab 139 rumah tidak layak huni, tahun ini program yang sama kembali digulir.

Bahkan rumah yang telah dan sedang direhab, jumlahnya lebih banyak, yaitu 186 unit. Artinya, kalau tahun lalu rumah yang direhab tiga unit/nagari dan satu di desa, tahun ini empat unit/nagari dan dua unit di desa.

Begitu juga dana yang dikucurkan, nilainya lebih besar dari tahun lalu, yaitu Rp5.350.000/unit rumah, tahun 2006 hanya Rp3.150.000/unit.

PNPM-PPK
Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Program Pengembangan Kecamatan (PNPM-PPK), 17 sarana dan prasarana berhasil dibangun pada lima kecamatan.

Ke-17 sarana dan prasarana itu, peningkatan irigasi di Nagari Pamuatan, peningkatan jalan di Batu Manjulur (Kecamatan Kupitan), Jalan Sirtu di Padang Laweh, Rehab jembatan gantung di Limo Koto serta jalan rabat beton di Nagari Tanjung dan di Palaluar (Kecamatan Koto VII).

Perbaikan pipa air bersih di Kumanis, perbaikan jalan Manganti-Sisawah serta pembangunan gedung TK di Nagari Silantai (Kecamatan Sumpur Kudus), peningkatan jalan dan perbaikan jembatan di Sungai Lansek, pembukaan jalan lingkar di Kunangan Parik Rantang, rehab jembatan gantung dan jembatan di Muaro Takung dan di Kamang (Kecamatan Kamang Baru) serta pembangunan gedung Taman Kanak-kanak (TK) di Tanjung Gadang, Taratak Baru dan peningkatan jalan di Tanjung Lolo (Kecamatan Tanjung Gadang).

WSLIC
Program WSLIC-2 yang digulir di Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, tidak hanya sekedar tersedianya air bersih, tapi juga mampu merubah pola kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik dan maju.

Misalnya dibidang kesehatan, program WSLIC telah menggiring masyarakat ke pola hidup sehat. Bahkan mampu menekan angka penderita diare.

Tidak hanya itu, dengan memanfaatkan air bersih yang disalurkan jaringan WSLIC, juga membuka peluang bagi masyarakat dalam menggiatkan industri rumah tangga, seperti membuat es dan lain sebagainya, sehingga hasilnya bisa dijadikan tambahan sumber ekonomi, setidaknya sekedar belanja harian bagi putra putrinya.

Sementara dalam meningkatkan ibadah, dengan telah mengalirnya air sampai ke rumah, bagi kaum muslimin dan muslimat yang senantiasa mengharap dan mencari keredhaan Allah SWT, juga semakin berkesempatan menunaikan salat sunat Tahajud di tengah malam, karena mereka tidak kesulitan lagi mengambil air untuk berwudhuk. –nas
sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s