PERKOKOH AQIDAH

Sijunjung Weblog News

Karena bumi Sawahlunto Sijunjung diguyur hujan dari Rabu malam sampai Kamis pagi, Salat Idul Adha 1428 H yang rencana semula dilaksanakan di jalan raya, di depan Kantor Dinas Kesehatan, terpaksa diselenggarakan di Masjid Taqwa dan Masjid Istiqlal.

Di Masjid Taqwa, bertindak selaku imam dan khatib, pejabat Kantor Departemen Agama Sawahlunto Sijunjung Mujahidin Ahmad, A.Ma dan ketua MUI daerah ini H. Hidayatullah, LC, MA.


Sementara salat di Masjid Istiqlal, diimami oleh anggota Lantas Polres Sijunjung Aipda Syafril dengan khatib ustad Asrizal, S. Ag dari Kantor Departemen Agama setempat.

Selain mensyukuri nikmat dan rahmat yang dilimpahkan Allah SWT, dalam sambutannya di Masjid Taqwa, Bupati Darius Apan juga berharap kepada kaum muslimin dan muslimat menjadikan semangat Idul Adha sebagai motivasi untuk memperkuat iman dan memperkokoh aqidah terhadap Yang Maha Kuasa serta rela berkorban dan suka menolong sesama umat.

Seiring dengan itu, seluruh masyarakat Sawahlunto Sijunjung juga dihimbau supaya hikmah hari Raya Kurban dijadikan momentum untuk bersikap lebih sederhana dalam mengharungi hidup dan kehidupan yang semakin hari semakin getir dan keras.

Lantaran sekarang sedang musim hujan, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, supaya terhindar dari bencana alam yang mengancam, seperti banjir dan tanah longsor.

Sementara Hidayatullah dalam khutbahnya yang cukup panjang, intinya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk selalu mengingat dan menghayati peristiwa besar dan sejarah Nabi Ibrahim Alaisalam dengan putranya Ismail.

Karena dari sejarah itu cukup banyak i’tibar dan pelajaran yang bisa dipetik. Diantaranya keyakinan kepada Allah SWT yang tidak tergoyahkan oleh bisikan dan bujuk rayu syetan serta kehidupan dunia.

I’tibar lain, kasih sayang Nabi Ibrahim As kepada anak dan isterinya tidak mengalahkan cinta dan sayangnya terhadap Allah SWT serta perintah Allah dilakukan dengan mengharap ridho dari-Nya, urai Hidayatullah.

Seseorang yang mempunyai keyakinan dalam hidupnya bahwa dengan menghambahkan diri kepada Allah SWT dan pasra dengan ketentuan-Nya, dia akan memperoleh ketenangan hati, jiwa dan pikiran dalam mengharungi hidup dan kehidupan di alam fana ini.

Seiring dengan itu, orang yang mempunyai keyakinan yang mantap terhadap Allah SWT, tidak tergoyahkan oleh bujukan, rayuan dan bisikan syetan yang pada akhirnya membawa kepada kemaksiatan dan kesesatan.

“Untuk itu, sekali lagi saya mengajak dan mengimbau, mari kita hayati dan resapi peristiwa besar dan sejarah Nabi Ibrahim Alaisalam dengan putranya Ismail, supaya kita termasuk orang yang relah berqurban serta memiliki keyakinan penuh dan mantap terhadap Allah SWT,” kata ketua MUI mengulangi ajakannya.

Seusai salat, jemaah yang mengerjakan puasa sunat Idul Adha, termasuk yang tidak, berbuka bersama di dalam dan di luar Balairung Lansek Manih yang perbukaan disediakan Pemkab Sawahlunto Sijunjung. -nas jambak

sumber :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s