KANGEN BAND YANG FENOMENAL


Sijunjung Weblog News

Band Tukang Cendol

Kehadiran mereka segera memicu kemarahan kelompok musik lainnya.mereka dicaci maki, dihujat sebagai kumpulan orang-orang kampung yang tidak layak bermain musik. Mereka juga dikecam karena dianggap merusak selera musik para pendengar.

Lebih jauh mereka dituduh menghancurkan citra musisi Indonesia. Bahkan kelompok musik ini diancam akan dibunuh. Ancaman itu dikemas dalam sebuah musik rap yang beredar di internet dan dari handphone ke handphone. Syairnya membuat merinding siapa pun yang mendengarnya karena kasar dan kotor.

TANGGAPAN KU :
Yang paling ku benci adalah band yang hanya jual tampang saja.. Jangan saling hina dong dengan sesama musisi. Saya sangat salut dengan KANGEN BAND yang bisa membuktikan bahwa pemuda yang katrok dan kampungan bisa berkiprah di dunia musik! Mendengar dan melihat langsung acara Kickandy di metro TV membuat bulu kuduk saya berdiri! Tak nyangka dengan kisah mereka yang sangat unik. Bagi anggota KANGEN BAND..semoga kalian gak mudah lupa dan terbuai dengan ketenaran yg telah didapat!Tingkatkan kreativitas bermain musik kalian! SALUT buat kalian… saya usul dengan nama fans KANGEN BAND dengan nama Kawan Kangen !!! Gimana ???

IKUTI SEJARAH SINGKATNYA >>>>


Mengapa band ini begitu dibenci oleh sebagian musisi? ‘Kami juga tidak tahu apa dosa kami,’ ujar Dody, pemimpin kelompok musik yang menamakan diri mereka Kangen Band ini.

Bagaimana dengan tudingan bahwa mereka adalah kumpulan tukang jual cendol dan kuli bangunan yang tidak becus main? ‘Mau bilang apa. Sebelum bergabung dengan Kangen Band, saya memang jualan cendol,’ ungkap Andika, penyanyi band ini. ‘Saya juga tidak pernah menyembunyikan fakta bahwa saya dulu kuli bangunan dan kenek angkot,’ Dody menambahkan.

Bahkan Dody mengaku tidak malu mengakui ayahnya seorang tukang becak dan ibunya penjaja makanan keliling. ‘Saya bangga pada ayah saya walau dia hanya tukang becak. Dengan menarik becak dia mampu menyekolahkan empat anaknya. Saya merasa malu kalau ayah saya rampok,’ pemain gitar Kangen Band ini menegaskan.

Lahirnya Kangen Band, menurut Dody, berawal dari kegiatan mereka bermain musik di tempat penyewaan alat-alat band tempat mereka bekerja sambilan. Dari situ Dody kemudian mulai menciptakan lagu. Sampai suatu hari mereka nekad merekam lagu-lagu yang mereka ciptakan. ‘Kita patungan. Tama nyumbang dari hasil jualan cendol, Izzi menjual gitarnya, akhirnya terkumpul sejumlah uang dan kami rekam musik ciptaan kami di CD.’

Karena tidak tahu mau dijual ke mana, mereka kemudian mengirimkan CD itu sebuah stasiun radio di Bandar Lampung, tempat asal mereka. Ternyata lagu yang diputar di radio itu mendapat sambutan bagus. Walau pada awalnya mereka terpaksa pura-pura menelepon radio tersebut bergantian untuk meminta diputarkan lagu-lagu Kangen Band.

Popularitas lagu-lagu itu membuat para pembajak mulai beraksi. Tak ayal lagu-lagu bajakan itu beredar luas sampai ke Jawa.

‘Bayangkan, belum dijual saja sudah dibajak. Itu yang membuat kami tertarik untuk merekam lagu-lagu mereka,’ ujar Yusac dari perusahaan label Warner Music Indonesia. Hasilnya sungguh luar biasa. Dalam kurun waktu relatif singkat album pertama Kangen Band laris dan bahkan menembus 300 ribu keping dan membuat mereka mendapat penghargaan platinum.

‘Mereka hadir pada saat yang tepat. Segmen lagu-lagu jenis itu lagi kosong setelah jamannya The Mercys. Itu salah satu faktor mengapa lagu-lagu Kangen Band bisa diterima pendengarnya,’ ujar pengamat musik Bens Leo. ‘Tapi kalau mau bertahan mereka harus meningkatkan kualitas bermusik mereka.’

Kangen Band boleh saja dikecam. Tapi anak-anak asal Lampung ini sekarang semakin terkenal. Lagu-lagu mereka semakin banyak dinyanyikan para penggemarnya. Terutama hit mereka ‘Aku, Kau dan Dia’ serta ‘Selingkuh’.

Di Kick Andy orangtua para personil Kangen Band juga bercerita tentang perasaan mereka setelah anak-anak mereka sekarang menjadi orang terkenal. Termasuk bagaimana kehidupan ekonomi mereka mulai berubah. ‘Dody minta saya tidak narik becak lagi. Dia bilang sekarang saatnya dia membalas budi orangtua dari hasil bermain musik,’ ujar Paijo, ayah Dody

sumber :http://www.kickandy.com/topik.asp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s