Memperingati HANI

BNK Sawahlunto Sijunjung Gelar Berbagai Kegiatan

Sijunjung,
Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sawahlunto Sijunjung selenggarakan berbagai kegitan secara maraton selama seminggu (15-22/6), di berbagai tempat.
Sesuai misi yang diemban, yaitu mencegah semakin berjatuhannya korban narkotika, kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada siswa di berbagai sekolah dan terhadap masyarakat di beberapa nagari.
Sedangkan puncak peringatan yang digelar Jumat kemarin diisi dengan senam kesegaran jasmani dan gerak jalan jantung sehat serta pembagian door prize kepada peserta gerak jalan yang beruntung.
Senam kesegaran jasmani yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati, diikuti Bupati Darius Apan, muspida, Wakil Bupati Yuswir Arifin, keluarga besar Korpri serta anggota Kodim dan Polres.


Gerak jalan santai yang dilepas ketua harian BNK Kompol Y. Hondawan Naibaho, dengan rute star di halaman Kantor Bupati, terus ke Mapolres, Simpang Pangeran, Pulau Berambai dan kembali ke halaman Kantor Bupati, dengan jarak tempuh lebih kurang tujuh kilometer diikuti seluruh peserta senam.
Berbagai door prize yang diserahkan kepada peserta gerak jalan yang beruntung, setelah melakukan pencabutan lot, disediakan oleh Kepala Bang Nagari Sijunjung, Indra Rivai, SE.
Door prize yang dibagi-bagikan, diantaranya kipas angin, ricebox (tempat penyimpanan beras), dispenser, strika dan reket pembunuh nyamuk.
Ketua umum dan ketua harian BNK Sawahlunto Sijunjung Drs. H. Yuswir Arifin, MM dan Kompol Y. Hondawan Naibaho kepada Singgalang mengatakan, penyalahgunaan Narkoba dewasa ini tidak hanya terjadi di perkotaan, tapi sudah menjalar sampai ke sekolah dan pelosok negri.
Supaya korban tidak semakin berjatuhan, BNK melakukan upaya pencegahan melalui penyuluhan bahaya penyalahgunaan Narkoba, ke berbagai sekolah dan negri.
“Kita berharap siswa dan masyarakat, terutama generasi muda yang telah menerima penyuluhan, akan timbul kesadarannya untuk menjauhi Narkoba sebelum terperangkap,” harap Yuswir Arifin dan Hondawan Naibaho.
Bila siswa dan generasi muda benar-benar ingin menjauhkan diri dari penyalahgunaan Narkoba, ulas Yuswir Arifin, banyak cara yang bisa dilakukan Diantaranya pegang teguh norma agama dan sosial kemasyarakatan.
Libatkan diri dalam kegiatan keluarga, sosial dan agama. Lakukan gerak badan serta olahraga secara kelompok dua atau tiga kali dalam seminggu. Salurkan hobi, rekreasi atau bermain dengan teman.
Kembangkan kemampuan diri dengan berbagai keterampilan. Istirahat yang cukup tujuh sampai delapan jam dalam sehari. Makan yang cukup dengan gizi seimbang dan jam makan teratur serta usahakan bersama keluarga.
Hadapi persoalan hidup dengan tidak takut, panik atau stres, karena setiap masalah pasti dapat diselesaikan. Jangan simpan perasaan tidak enak, ceritakan kepada orang lain. Yakinkan diri bahwa hidup telah ada yang mengatur, jalani sebaik-baiknya. Jangan mudah menerima sesuatu dari orang yang tidak dikenal atau dikenal tapi tidak dipercayai, kata Yuswir Arifin dan Hondawan Naibaho.(Nasrul Rasyad)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s