Bupati Darius Apan Canangkan BBGRM

Sungai Lansek
Ditandai dengan pemukulan gong serta penyerahan cangkul, sapu lidi dan keranjang sampah secara simbolis, Bupati Sawahlunto Sijunjung, Darius Apan mencanangkan bulan bhakti gotong royong masyarakat BBGRM tingkat kabupaten, di lapangan sepakbola Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru, Selasa kemarin.
Pencanangan yang berlangsung dalam satu upacara, dihadiri Wakil Bupati Yuswir Arifin, Ketua DPRD Rayendra Rasyid, SE, MM bersama sejumlah anggota, Ketua Pengadilan Negri Muaro, Ismail, SH, muspida, penjabat teras Pemkab, segenap pimpinan unit kerja, ketua TP PKK Ny. Hj. Aisyah Darius beserta anggota, muspika Kamang Baru, camat se-Kabupaten Sawahlunto Sijunjung serta tokoh dan pemuka masyarakat Sungai Lansek.


Peserta upacara terdiri dari keluarga besar Korpri Pemkab Sawahlunto Sijunjung, anggota Kodim, anggota Polres, sejumlah siswa tingkat SLTP dan SLTA dari berbagai sekolah serta puluhan masyarakat.
Selain mencanangkan BBGRM, dalam kesempatan itu bupati, Ketua DPRD, Wabup, Ketua Pengadilan Negri dan Muspida juga menyerahkan piala, piagam penghargaan dan tabanas kepada empat walinagari yang tahun 2007 ini nagarinya terpilih sebagi terbaik I, II, III dan harapan I di tingkat Kabupaten Sawahlunto Sijunjung.
Keempat penerima berbagai hadiah itu, Walinagari Sungai Lansek, Idris St. Kayo, Walinagari Solok Ambah, Husni Thamrin, A. Ma, Walinagari Koto Baru, H. Martunus dan Walinagari Manganti, Syahril.
Bupati mengatakan, menerapkan budaya gotong royong (goro) dalam penghidupan sehar-hari, bagi anak nagari di Sawahlunto Sijunjung merupakan satu tuntutan dan keharusan.
Kenapa demikian, karena nilai-nilai goro yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, adalah bagian dari budaya daerah yang perlu dilestarikan supaya lebih berhasil dan berdaya guna.
Disamping itu juga untuk memperkuat integritas sosial budaya masyarakat di nagari serta memperkokoh kesatuan bangsa dan negara. Ini perlu dilakukan, karena sejarah perjalan daerah telah membuktikan bahwa semangat dan nilai kegotong royongan yang ada sejak dulu kala telah menjadi modal dasar yang sangat berarti dalam pelaksanaan pembangunan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, jelas bupati.
Perlu disadari, ulas bupati, budaya goro yang digalakan, tidak hanya sekedar bekerja sama dalam mengerjakan fisik, tapi juga merupakan filosofi dan semangat kehidupan yang memiliki kekuatan dahsat untuk mewujudkan berbagai hal yang bersifat non fisik.
Karena begitu berarti dan bernilai, untuk menghidup suburkan budaya goro, melalui peraturan menteri dalam negeri Nomor 42 tahun 2005, pemerintah menetapkan Bulan Mei sebagai BBGRM, sehingga di seluruh pelosok Indonesia, setiap nagari/desa/kelurahan melaksanakan.
Begitu juga seluruh nagari di Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, akan melaksanakan BBGRM sebulan penuh (15/5-14/6), jelas Bupati Darius Apan.
Tentang Nagari Sungai Lansek yang terpilih sebagai terbaik pertama di tingkat Kabupaten Sawahlunto Sijunjung pada tahun 2007 ini, bupati berharap supaya nilai lebih yang dimiliki dapat dipertahankan serta ditingkatkan.
“Saya berharap Sungai Lansek tidak hanya elok dan rancak saat akan mengikuti lomba, tapi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang telah mengantarkan ke peringkat pertama, dipertahankan serta lebih ditingkatkan, karena sebagai yang terbaik, Sungai Lansek dipercaya mewakili Sawahlunto Sijunjung untuk mengikuti pemilihan nagari berprestasi di tingkat provinsi, kata bupati.
Selain mengembalikan kepedulian dan peran aktif masyarakat, goro yang akan dilaksanakan juga bertujuan meningkatkan integrasi nilai sosial budaya, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (PMPK) Sawahlunto Sijujung, Drs. Abasri Jusad, SH, M. Hum, selaku ketua tim fasilitasi BBGRM, menjawab Singgalang.
Sasaran yang hendak dicapai, sambung Abasri Jusad, adalah meningkatkan persatuan dan kesatuan serta peran aktif dan partisipatif masyarakat dalam pembangunan. Sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan tanggungjawab terhadap hasil pembangunan itu, supaya mereka menjaga, memelihara dan merawatnya.
Seusai upacara pencanangan BBGRM, dilaksanakan goro bersama, membenahi dan membersihkan beberapa ruas jalan dan solokon di jorong dalam Nagari Sungai Lansek. Nasrul Rasyad)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s