Bibit Karet dan Coklat dari Dinas Perkebunan

Sijunjung 15 mei 2007, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung, Ir.Rifdiana mengatakan sebanyak 29.000 batang bibit karet dan 150.000 batang bibit coklat sumber dana dari APBN ,sedangkan pembibitannya dilaksanakan di daerah ini, pada tahun lalu dalam waktu dekat segera disalurkan kekelompok tani dan keluarga miskin.
Dana pendamping dari APBD untuk bimbingan tekhnis kepada petani serta pengawasan karena karet sebagai komoditi utama di Ranah Lansek Manih kalau kita perhatikan sejumlah hutan karet masih banyak kita temui, hanya relatif kecil petani membangun kebun karet, cara pengolahan masih bersifat tradisional.


Untuk menyikapi keberhasilan karet di Ranah Lansek Manih, setiap tahun tetap diadakan program pengadaan bibit yang akan dibagikan kepada petani tergolong miskin, tahun 2006, pemerintah kabupaten Sawahlunto/Sijunjung melalui Dinas Perkebunan pengadaan karet sebanyak 29.000 batang bibit yang akan disalurkan pada tahun 2007 ini.
Sedangkan pada tahun 2005,bantuan bibit karet untuk keluarga miskin sebanyak 7000 batang,untuk persediaan lahan sebanyak 56 Ha, sudah disalurkan pada tahun 2006,bibit karet dari balai penelitian Medan dan Palembang dengan jenis bibit Pb 260, BPM 24, IR 39, IRC 100, kualitas sangat terjamin terhadap produksinya.
Menurut .Rifdiana yang ditemui Haluan Minggu lalu di Sijunjung menjelaskan untuk tahun 2007 ini kita akan diprioritaskan karet, Sawit dan Coklat, sebagai komoditi unggulan dari Ranah Lansek Manih ini.
Tanaman karet tidak termasuk manja,dapat tumbuh pada tanah-tanah yang mempunyai sifatsifat yang baik atau dapat diperbaiki yaitu drainase baik, tanah gembur, tidak terdapat lapisan padat,tanaman karet sangat toleran terhadap perubahan kemasan yaitu dapat tumbuh pada PH 4.0 – 8.0, bila tanah tidak subur kekurangan unsur hara dapat diperbaiki dengan jalan pemupukan.
Karet adalah tanaman tropis sehingga baik tumbuh didaerah tropis tumbuh baik pada ketinggian 0 – 600 m dari permukaan laut,ketinggian yang terbaik adalah 0 – 200 m diatas 200 m,setiap naik 100 m matang sadap lebih lambat enam bulan.
Suhu yang baik untuk menanam tanaman karet berkisar antara 25-30 Csuhu terbaik adalah 28 C,dengan curah hujan adalah 2.500-4.000 mm pertahun dan jumlah hari hujan 100 – 150 hari pertahun,angin yang kencang dapat mengakibatkan patah cabang atau pohon tumbang,jika didaerah pertanaman terdapat angin kencang sebaiknya ditanam klon-klon karet yang tidak mudah patah serta mempunyai perakaran yang kuat.
Seorang petani karet harus tahu sifat karet, cara pembibitan syarat-syarat lapangan persemaian, tanahnya harus datar, dekat dengan sumber air, cara membuat bedengan perkecambahan, dengan lebar 1-1,2 m, panjang menurut keperluan, arah memanjang bedengan utara ke selatan, tanah dicangkul halus dan tinggikan permukaannya sekitar 10 cm, permukaan bedengan sekitar 2m dan diberi naungan.
Mengenal bibit, bedengan terlebih dahulu disiram dengan air,dederkan biji yang telah terpilih dengan perut menghadap kebawah dan diletakkan mendatar,ditekan hingga 2/3 bagian dari biji terbenam, jarak antara biji sekitar 1 m, diberi label atau tanda tanggal/penyemaian dan siram 2 x sehari pagi dan sore kemudian tergantung cuaca.
Selanjutnya untuk penanaman diutamakan pembukaan hutan meliputi,merintis jalan masuk, menebas semak-semak (pohon kecil), menebang pohon besar, membakar dan dan meracun tunggul dan membersihkan lahan atau lapangan.
Jarak tanaman perlu ditentukan jarak tanaman yang sesuai dengan lingkungan dan kesuburan tanah agar pertumbuhan tanaman karet baik dan berproduksi tinggi pada budidaya karet ada dikenal beberapa jarak tanaman antara lain jarak tanam segi empat, panjang sama dengan lebar ukuran 5 m x 5 m, kerapatan 400 pohon per hektar, kalau jarak tanam persegi panjang, panjang lebih besar dari lebar, ukuran 6 m x 4 m dan kerapatan sekitar 400 pohon per hektar.
Membuat lobang tanaman,ukuran pada permukaan tanah 80 cm x 80 cm didasar lobang 50 cm x 50 cm dengan dalam 70 cm atau 70 cm (dipermukaan dan 40 cm x 40 cm (dasar lobang) dengan dalam 70 cm), semua akar yang melintasi lobang dipotong dan pada tanah miring lobang dibuat dekat dinding teras.
Kermudian cara pemupukan lobang tanaman,diberi pupuk fosfat alam (PA) sebanyak 500 gram/lobang dicampur dengan tanah lapisan atas dan bawah masing-masing 1/3 bagian, 1/3 bagian ditaburkan pada dinding lobang,seminggu sebelum penanaman diisikan kedalam lobang.
Waktu penanaman permulaan musim hujan atau satu bulan sebelum hujan terakhir, dengan cara penanaman stump dimasukkan kebagian tanah lobang yang telah disediakan,mata okulasi harus berada 1,5 cm diatas tanah, mata okulasi dihadapkan ke utara-selatan atau tergantung keadaan lapangan,kemudian lobang ditimbun dengan tanah yang disediakan dan lobang dipadatkan dengan kaki, jika dalam waktu 7 hari tidak hujan maka tanaman yang baru ditanam disiram,tutur Rifdiana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s