Narkoba Meruyak di Sijunjung

Akhir-akhir ini Narkoba meruyak dimana-mana, termasuk di negeriku tercinta Kabupaten Sawahlunto Sijunjung. Penggemarnya mayoritas gadis ABG (Anak Baru Gadang).
“Tapi yang saya maksud Narkoba disini, bukannya ganja, shabu-shabu atau ekstasi, melainkan kebiasaan gadis ABG, nampak kolor bangga,” jelas H. Jamaatir Husen dalam ceramah agama pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1428 H, di Surau Lakuak Jorong Ganting, Nagari Sijunjung, Jumat (11/5).
Penjelasan buya yang cukup kocak itu disambut geer oleh pengurus dan anggota tani tobo kongsi Surau Lukuak dan masyarakat Nagari Sijunjung, termasuk Juga Bupati Sawahlunto Sijunjung Darius Apan yang menghadiri Maulid Nabi bersama sejumlah pimpinan unit kerja Pemkab dan muspika Sijunjung.

Menurut Jamaatir Husen, salah satu misi Nabi Muhammad SAW diutus Allah SWT ke permukaan bumi ini, adalah untuk memperbaiki akhlak manusia (akhlatul mukarimah), namun akhir-akhir ini banyak remaja yang rusak akhlaknya, terutama gadis ABG.
Akibat terayu dan tergoda dengan budaya kafir, Yahudi dan Nasrani, sekarang banyak remaja yang canggung dengan budaya Islam yang seyogyanya ditegakan dan disyiarkan.
Lihat saja dalam berpakaian, para gadis (ABG) hobi dan gemar berbusana, ketat dan senteng. Mereka bangga kolornya nampak, pada hal perbuatan itu haram hukumnya dalam Islam.
Ironisnya, remaja yang berpakaian indak sanere, didukung oleh para orangtua. Kenapa dikatakan didukung, karena untuk membeli pakaian nan sampik, sayuik jo senteang, uangnya jelas pemberian ibu bapaknya.
“Untuk itu, mumpung ada waktu dan kesempatan, kepada anggota tani tobo kongsi Surau Lakuak khususnya dan masyarakat Kabupaten Sawahlunto Sijunjung umumnya, saya mengajak dan mengimbau, mari kita ubah sikap dan kebiasaan yang bertentangan dengan Islam. Jangan masalah busana dianggap hal sepeleh, karena itu menyangkut aqidah yang bisa menyeret serta menjerumuskan anak dan orangtua ke neraka,” kata Jamaatir.
Selain pakaian ketat, busana tembus pandang juga haram hukumnya dalam Islam, makanya kaum muslimah yang beriman dan taat beribadah, gemar memakai baju berwarna hitam, karena tidak tembus pandang.
Disamping itu Allah SWT juga melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki, termasuk dalam berbusana.
Untuk itu, jika selama ini ada diantara kaum ibu yang terbiasa bercelana panjang dan berambut pendek, dengan alasan lebih praktis, berusahalah mengubah kebiasan itu dari sekarang, karena kebiasaan itu termasuk yang dilaknat Allah SWT lantaran menyerupai laki-laki.
Begitu juga pemuda yang hobi dan gemar berambut panjang, pakai kalung dan subang, juga dilaknat Allah SWT, karena itu adalah pakaian perempuan, bukan pakaian laki-laki, urai Jamaatir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s