Besok Darius Apan Canangkan BBGRM

Guna memacu pembangunan nagari yang tujuan akhirnya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dari 15 Mei sampai 15 Juni, di Kabupaten Sawahlunto Sijunjung akan dilaksanakan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM).
Supaya kegiatan dilaksanakan secara serentak, untuk tingkat kabupaten BBGRM akan dicanangkan Bupati Darius Apan Selasa besok di Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru yang tahun ini terpilih sebagai nagari terbaik pertama di Sawahlunto Sijunjung, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (PMPK), Drs. Abasri Jusad, SH, M.Hum, selaku ketua tim koordinasi BBGRM, di Muaro Sijunjung, Minggu kemarin.

Seiring dengan pencanangan tingkat kabupaten, pada hari yang sama seluruh camat juga mencanangkan di wilayah kerjanya masing-masing yang ditindaklanjuti dengan gotong royong (goro) masyarakat pada setiap nagari sebulan penuh.
Karena bupati mencanangkan di nagari terbaik kabupaten, kepada para camat dianjurkan mencanangkannya di nagari berprestasi tingkat kecamatan, sebut Abasri Jusad.
Dalam BBGRM yang tujuan utamanya memacu pembangunan nagari, ulas Abasri, sasaran kegiatannya adalah fisik dan non fisik. Kegiatan fisik, membenahi dan membangun sarana umum. Non fisik, ceramah agama, penyuluhan pendidikan, kesehatan dan penyuluhan hukum.
Disamping memacu pembangunan nagari yang tujuan akhirnya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, BBGRM yang digelar juga untuk menumbuh kembangkan budaya goro yang mulai memudar.
“Dulu, budaya goro merupakan modal dasar pembangunan disegala bidang, baik pembangunan fisik maupun non fisik. Namun akhir-akhir ini budaya yang cukup handal itu mulai memudar. Untuk itu, melalui BBGRM kita berupaya membangkitkannya kembali,” sebut Abasri Jusad.
Selain mengembalikan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam membangun nagari melalui goro, BBGRM yang akan dilaksanakan juga bertujuan meningkatkan integrasi nilai sosial budaya.
Sasaran lain yang hendak dicapai, adalah meningkatkan persatuan dan kesatuan warga dalam berbagai kegiatan, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan tanggungjawab terhadap hasil pembangunan yang dilaksanakan, dengan kata lain supaya masyarakat menjaga, memelihara dan merawatnya secara bersama, tutur Abasri Jusad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s