Tobo Kongsi Sijunjung Peringati Maulid Nabi

Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1428 H, pengurus dan anggota tobo kongsi Surau Lubuak, Jorong Ganting, Nagari Sijunjung menyelenggarakan berbagai kegiatan bernafas Islam, sejak Rabu sampai Jumat (9-11/5), di surau tersebut.
Setelah mempersiapkan segala sesuatunya Rabu (9/5), Kamis (10/5) dilaksanakan wirid pengajian sapa anam (sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW). Malamnya ditampilkan selawat dulang Langkisau dan Bintang Terang dari Batu Sangkar.
Selain seluruh pengurus dan anggota tobo kongsi serta masyarakat Nagari Sijunjung, pegelaran selawat dulang juga dihadiri Wakil Bupati Sawahlunto Sijunjung, Yuswir Arifin bersama sejumlah pimpinan unit kerja serta muspika dan Walinagari Sijunjung M.N Peto Mansyur.


Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1428 H, pengurus dan anggota tobo kongsi Surau Lubuak, Jorong Ganting, Nagari Sijunjung menyelenggarakan berbagai kegiatan bernafas Islam, sejak Rabu sampai Jumat (9-11/5), di surau tersebut.
Setelah mempersiapkan segala sesuatunya Rabu (9/5), Kamis (10/5) dilaksanakan wirid pengajian sapa anam (sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW). Malamnya ditampilkan selawat dulang Langkisau dan Bintang Terang dari Batu Sangkar.
Selain seluruh pengurus dan anggota tobo kongsi serta masyarakat Nagari Sijunjung, pegelaran selawat dulang juga dihadiri Wakil Bupati Sawahlunto Sijunjung, Yuswir Arifin bersama sejumlah pimpinan unit kerja serta muspika dan Walinagari Sijunjung M.N Peto Mansyur.

Jumat (1/5) yang merupakan acara puncak, kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan tahlil serta diisi dengan ceramah agama, dihadiri Bupati Darius Apan, beberapa pimpinan unit kerja Pemkab Sawahlunto Sijunjung dan muspika. Guna susksesnya acara yang digelar, panitia pelaksana menyemblih seekor kerbau untuk makan bersama sambiah duduak baselo.
Menurut Walinagari Sijunjung, M.N Peto Mansyur, anggota tobo kongsi Surau Lubuak yang berjumlah 260 orang (200 laki-laki, 60 perempuan), rutin memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun.
Disamping mensyiarkan Islam serta mensuritauladani sikap, sifat dan perbuatan Nabi Muhammad, maulid yang dilaksanakan juga untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan anggota tobo kongsi dalam menggarap sawah yang merupakan sumber ekonomi utama bagi rakyat.
Sementara Bupati Darius Apan berharap persatuan dan kesatuan tobo kongsi yang terjalin erat tidak hanya dimanfaatkan untuk menggarap sawah, tapi juga dijadikan modal untuk memacu pembangunan nagari yang bermuara kepada peningkatan ekonomi dan kesejahtraan rakyat.
Selain sawah, guna meningkatkan ekonomi, bupati juga berpesan kepada anggota tobo kongsi supaya menggali dan memanfaatkan potensi yang ada, terutama lahan kosong yang belum diolah.
Begitu juga dalam pemanfaatan sawah yang pengairannya lancar, jangan hanya digarap sekali dalam setahun, tapi usahakan dua atau tiga kali. Jika sawah tadah hujan, selingi dengan tanaman palawija, seprti jagung dan kacang tanah, pesan bupati.
Buya H. Jamaatir Husen yang bertindak selaku penceramah, dalam urainnya yang cukup panjang, mengatakan bahwa Maulid Nabi Muhmmad tidak hanya sekedar diperingati, tapi berusaha menghayati dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s