PENILAIAN NAGARI DIMULAI BESOK

Wakil Bupati Yuswir Arifin berharap kepada walinagari dan masyarakat mengurangi acara serimonial saat menyambut tim penilai nagari berprestasi tingkat kabupaten, karena servis dan semaraknya penyambutan, tidak akan menambah nilai, begitu juga sebaliknya.

Sesuai tujuan, pemilihan nagari berprestasi adalah untuk mengetahui sejauh mana masyarakat mampu melaksanakan pembangunan serta menjaga dan memelihara, dengan harapan ke depan lebih ditingkatkan.

Artinya, yang dinilai tim kabupaten, bukan semarak dan meriahnya penyambutan, tapi kemajuan pembangunan yang dicapai, kata Wabup, di ruang kerjanya.


Wakil Bupati Yuswir Arifin berharap kepada walinagari dan masyarakat mengurangi acara serimonial saat menyambut tim penilai nagari berprestasi tingkat kabupaten, karena servis dan semaraknya penyambutan, tidak akan menambah nilai, begitu juga sebaliknya.

Sesuai tujuan, pemilihan nagari berprestasi adalah untuk mengetahui sejauh mana masyarakat mampu melaksanakan pembangunan serta menjaga dan memelihara, dengan harapan ke depan lebih ditingkatkan.

Artinya, yang dinilai tim kabupaten, bukan semarak dan meriahnya penyambutan, tapi kemajuan pembangunan yang dicapai, kata Wabup, di ruang kerjanya.

Untuk itu, dalam penilaian, diharapkan walinagari dan masyarakat menjelaskan fakta dan kenyataan yang ada, jangan direkayasa. Jangan pula acara serimonial lebih menonjol dari pada acara inti, karena disamping tidak mempengaruhi nilai, dana yang dikeluarkan juga akan membengkak.

Syukur bila nagari yang menservis tim meraih juara. Jika tidak, tentu hanya kerugian yang diperoleh, sementara tujuan penilaian tidak tercapai,” tambah Wabup.

Selain kepada walinagari dan masyarakat, terhadap tim kabupaten Wabup juga berpesan supaya tidak memberatkan nagari yang dinilai. Bila perlu, tim tidak usah makan, cukup dengan sneg saja.

Dari delapan nagari yang diunggulkan delapan kecamatan, untuk mencari yang terbaik di tingkat Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, penilaian akan dimulai Selasa besok.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (PMPK) Drs. Abasri Jusad, SH, M. Hum selaku ketua tim kabupaten, sesuai jadwal yang telah disepakati camat dan walinagari, penilai pertama dilakukan terhadap Nagari Koto Baru, Kecamatan IV Nagari.

Setelah itu, Rabu (18/4) dilanjutkan ke Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII. Hari berikutnya, Kamis (19/4) Nagari Manganti, Kecamatan Sumpur Kudus. Jumat (20/4) Nagari Pamuatan, Kecamatan Kupitan.

Setelah tim istirahat Sabtu dan Minggu (21-22/4), Senin (23/4) penilaian dilanjutkan ke Nagari Solok Ambah, Kecamatan Sijunjung. Selasa (24/4) Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok. Rabu (25/4) Nagari Timbulun, Kecamatan Tanjung Gadang. Penilaian akan diakhiri di Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru, Kamis (26/4), urai Abasri Jusad.

Tim yang diberi amanah dan kepercayaan melakukan penilaian seobjektif mungkin, kata Abasri Jusad, terdiri dari aparatur berbagai badan, dinas, kantor, lembaga dan pers. Supaya tidak memberatkan, setiap nagari yang dinilai, dibantu Rp800 ribu.

Nagari yang terpilih sebagai terbaik I, menerima tabanas Rp20 juta. Terbaik II Rp10 juta, terbaik III Rp6 juta dan harapan I Rp3,5 juta. Hadiah juga dilengkapi dengan piala dan piagam penghargaan.

Selain menerima piala bergilir dan piala tetap serta piagam penghargaan dan tabanas Rp20 juta, nagari terbaik pertama, juga akan mewakili Kabupaten Sawahlunto Sijunjung dalam mengikuti lomba nagari berprestasi di tingkat Sumbar, jelas Abasri Jusad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s