DANA P2KP dinikmati Masyarakat

Masyarakat kabupaten Sawahlunto/Sijunjung nikmati dana P2KP yang disalurkan melalui Forum Badan keswadayaan Masyarakat (BKM) kepada masyarakat miskin di Ranah Lansek Manih melalui bantuan langsung masyarakat (BLM) sebesar Rp2,2 Milyar.
Bantuan itu berada di nagari Muaro Rp500 juta,Silokek Rp200 juta,Kandang Baru Rp200 juta,Pematang Panjang Rp300 juta,Sijunjung Rp300 juta,Paru Rp200 juta,Aie Angek Rp300 juta dan Solok Ambah Rp200 juta.


Masyarakat kabupaten Sawahlunto/Sijunjung nikmati dana P2KP yang disalurkan melalui Forum Badan keswadayaan Masyarakat (BKM) kepada masyarakat miskin di Ranah Lansek Manih melalui bantuan langsung masyarakat (BLM) sebesar Rp2,2 Milyar.
Bantuan itu berada di nagari Muaro Rp500 juta,Silokek Rp200 juta,Kandang Baru Rp200 juta,Pematang Panjang Rp300 juta,Sijunjung Rp300 juta,Paru Rp200 juta,Aie Angek Rp300 juta dan Solok Ambah Rp200 juta.
Bantuan langsung masyarakat dibagai tiga tahap,untuk tahap I BLM 20 persen,tahap II 50 persen,tahap 30 persen,BLM dibagai 3 aspek (Tridaya).1.Ekonomi 50 %,2.Sosial 20 %,3.Lingkungan 30 %,bantuan langsung masyarakat ini tidak berbentuk uang tapi berupa peralatan bagi petani,begitu juga lingkungan sesuai kesepakatan forum BKM dilapangan diiringi dengan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Indonesia sedang melakukan berbagai kegiatan sebagai upaya untuk menanggulangi kemiskinan akibat dari dampak krisis yang sedang dialami oleh bangsa Indonesia,salah satunya adalah melalui program pengentasan kemiskinan perkotaan (P2KP) yang bertujuan mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan dengan memperkuat kapasitas kelembagaan lokal tingkat kelurahan,nagari yang nama generiknya disebut Badan Keswadayaan masyarakat (BKM.
Menurut Hendri Matias konsultan Manajemen P2KP wilayah VI Sumbar yang ditemui Haluan Minggu (25/2)di Muaro Sijunjung mengatakan,P2KP-2.1 dan 2-2 sudah berjalan kurang lebih satu tahun yaitu ditandai denmgan berdirinya BKM disetiap kelurahan/desa dan nagari di Minang Kabau yang menjadi sasaran P2KP,keberadaan BKM merupakan kelembagaan lokal yang dimasa depan diharapkan mampu berfungsi sebagai wadah bersinergi,pengambilan keputusan tertinggi dimasyarakat.
Keberadaan BKM memiliki tugas dan misi menangani berbagai persoalan kehidupan masyarakat,terutama persoalan yang berakaitan dengan upaya-upaya penanggungalangan kemiskinan mandiri,efektif dan berkelanjutan.
Kini BKM sudah terbentuk dan sudah melakukan aktifitas kegiatan sesuai dengan koridor P2KP dalam menjalankan peran dan fungsinya supaya berjalan secara optimal,BKM bekerjasama dengan BKM lainya baik dalam lingkup satu wilayah kecamatan,lintas kecamatan maupun lingkup kota/kabupaten.
Wadah jaringan antar BKM tersebut berupa forum antar BKM,selanjutnya disebut forum BKM,forum ini akan dibentuk mulai skala kecamatan,lintas kecamatan sampai dengan skala kota/kabupaten.
Forum BKM bersifat fungsional,koordinatif,non partisan,pengambil keputusan kolektif dan non profit,forum BKM sebagai suatru forum rembug dari BKM-BKM yang sama-sama peduli dengan usaha-usaha untuk memperkuat kapasitas dan daya tawar masyarakat miskin (Grassroot) demi terwujudnya upaya-upaya penanggulangan kemiskinan yang mandiri,berbasis masyarakat.
Proses pemilihan utusan BKM peserta rembug pembentukan forum BKM kecamatan atau kabupaten/kota dilakukan melalui proses pemilihan tertutup diantara anggota pimpinan kolektif BKM kelurahan/desa dan KMW dapat menyusun standar prosedurnya agar terjamin proses pemilihan utusan yang demokratis,transparan dan dapat dipertanggung jawabkan.
Di kabupaten Sawahlunto/Sijunjung telah terbentuk organisasi forum BKM sebagai presedium Nasri (BKM Pasir Putih),Moris A(BKM beringin Sakti),Yulius Paliang (BKM Elok Basamo),Sunardi(BKM Elok Basamo),Syofni Mansur(BKM Lansek Manih),Siman Katib (BKM Ngalau Lagung),M.Panur(BKM Peduli Warga).
Sedangkan dibagian sekretariat pada devisi Lingkungan, Alis Pender(BKM Beringin Sakti),Wasnir(BKM Pasir putih),Zulparman(BKM(Elok Basamo),Anita(BKM Elok Basamo),Edwin Darman(BKMLansek Manih),Laisan(BKMNgalau Lagung),Kartina Dahri(BKM Peduli Warga).
Dibidang devisi ekonomi, Adi Wandra (BKM) peduli Warga),Maiwel Hendra(BKM Ngalau Lagung),Muldar(BKM Lansek Manih),S.Penghulu Batuah(BKM Elok Basamo),Yurnasiah(Elok Saiyo),Suduruddin(BKM Beringin Sakti) dan Yenny(BKM Pasir putih).
Untuk Devisi Sosial, Masdi Herman((BKM Beringin Sakti),Elvi Sukaesih(BKM Beringin Sakti),Hermi Yanti(BKM Elok Saiyo),N.Dt.Rajo Nan Gadang(BKM Elok Basamo),Hendra(BKM Lansek Manih)Syafe’i(BKM Peduli Warga) dan Rawida(BKM Ngalau Lagung),tutur Hendri.(Mashariyanto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s