Drs.Burhasman Bur " pemerintah memprioritaskan pendidikan merata dengan sekolah satu atap (SSA)"

Sektor Pendidikan merupakan salah satu faktor utama untuk meningkatkan daya saing seseorang dalam berusaha.,untuk menyikapi itu pemerintah memprioritaskan pendidikan merata sampai ke pelosok salah satu jalan yang telah dilaksanakan adalah sekolah satu atap (SSA).


Sektor Pendidikan merupakan salah satu faktor utama untuk meningkatkan daya saing seseorang dalam berusaha,untuk menyikapi itu pemerintah memprioritaskan pendidikan merata sampai ke pelosok salah satu jalan yang telah dilaksanakan adalah sekolah satu atap (SSA).
Menurut kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung Drs.Burhasman Bur yang ditemui Haluan Jumat (5/1) di Sijunjung setelah dievaluasi program tahun 2006 dunia pendidikan sangat menentukan kondisi kehidupan dan ekonomi masyarakat.
Bertambah terpuruknya ekonomi masyarakat sekarang, antara lain disebabkan oleh masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, sehingga, tidak mampu bersaing dengan ekonomi global. Masyarakat petani pada umumnya, masih berusaha secara tradisional, dengan pendapatan biasa- biasa saja, sedangkan kebutuhan hidup keluarga terus bertambah, sehingga, antara pendapatan dengan kebutuhan tidak seimbang, akhirnya terjadi hutang yang terus bertumpuk.

Iklim dan kondisi nagari nagari yang ada di Ranah Lansek Manih ini sebenarnya cukup subur.Sawah cukup luas dengan sumber air yang memadai. Artinya bisa digarap sampai tiga kali setahun, atau bisa dilaksanakan Mina padi.
Begitu pula lahan pertanian dan perkebunan cukup subur, tetapi, karena pendidikan masyarakat masih rendah, rata- rata hanya tamat SD, bahkan banyak yang tidak tamat SD, maka daya saing berusaha sangat lemah.
Pada umumnya kemiskinan itu timbul disebabkan oleh faktor pendidikan, sehingga, masyarakat dalam berusaha memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, hanya secara tradisonal. Dengan demikian, kata Burhasman, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dalam berusaha, sudah seharusnya di setiap nagari dibangun SLTP, apakah SMP atau Madrasah Tsanawiyah, dan di setiap kecamatan minmal sudah ada sebuah SLTA.
Disamping memprioritaskan sektor pendidikan, juga perlu diberikan bermacam keterampilan praktis, terutama bagi generasi muda yang putus sekolah. Sebab, tanpa adanya keterampilan yang dimiliki generasi muda untuk modal dasar berusaha, akibatnya jumlah penggangguran yang akan bertambah. Kalau banyak yang menganggur, tingkat kejahatan dan tindak kriminal akan sulit dihindarkan, karena, satu sama lainnya saling mempengaruhi, ujar Burhasman.
Sebagai langkah awal pemerintah telah membangun SSA disejumlah nagari terutama nagari yang jauh jangkauan dengan sekolah SLTP,selama ini terjadinya pengangguran atau putus sekolah lantaran ekonomi dan para orang tua belum mampu menyekolahkan anak terlalu jauh karena faktor usia anak.
Dengan adanya sekolah SSA tahun yang lalu ternyata berdampak prositif terhadap anak didik,tidak ada lagi anak didik yang tidak sekolah,disamping itu para orang tua tidak ada lagi alasan tidak menyekolahkan anak.
Tahun ini SSA selalu kita programkan,disamping tidak mengabaikan program pendidikan yang lain,sehingga warga kita ditahun-tahun mendatang tidak ada lagi yang buta huruf,akhirnya kehidupan warga dapat bersaing untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga.(Mashariyanto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s